PANDUAN UMUM

Apa itu bersama berdaya


Bersama Berdaya adalah sebuah ruang bagi masyarakat untuk bersama dengan LSM lokal mewujudkan Indonesia yang mandiri, sehat dan kuat dengan cara mendonasikan dana sukarela. Dana tersebut akan digunakan untuk membiayai proyek sosial yang pelaksanannya dilakukan secara transparan dan terukur.

Siapa Penggagas Bersama Berdaya?


Bersama Berdaya dinisiasi oleh Konsil LSM, sebuah organisasi yang dibentuk oleh 93 LSM dan tersebar di 13 provinsi di Indonesia. Selama 7 tahun, Konsil LSM konsisten mempraktikan prinsip-prinsip standar akuntabilitas pada setiap kegiatannya, termasuk pada Bersama Berdaya.

Apa landasan hukum Bersama Berdaya?


Pembangunan situs crowdfunding BersamaBerdaya.com mengikuti peraturan perundang-undangan sebagai berikut:


  1. Peraturan Pemerintah Nomor 29 Tahun 1980 tentang Pengumpulan Sumbangan.
  2. Undang-undang Nomor 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.
  3. Undang-undang Republik Indonesia No. 11 Tahun 2008 tentang Informasi danTransaksi Elektronik

Siapa pemilik proyek di Bersama Berdaya?


Pemilik sekaligus penyelenggaran proyek di Bersama Berdaya adalah LSM yang tergabung dalam Konsil LSM. Oleh karenanya, Konsil LSM menjamin kompetensi dan profesionalisme LSM serta transparansi dan akuntabilitas setiap pendanaan proyek yang diterima.

GLOSSARIUM

Apa itu User?


User adalah sebutan bagi LSM peyelenggara project.

Apa itu Admin?


Admin adalah sebutan bagi tim pengelola aktivitas di platform Bersama Berdaya.

Apa itu donatur?


Donatur adalah sebutan bagi publik yang berdonasi untuk membiayai pelaksanaan project.

Apa itu project?


Project adalah sebutan bagi kampanye sosial yang pelaksanaannya membutuhkan pendanaan.

DONATUR

Siapa yang bisa berdonasi di Bersama Berdaya?


Donatur di Besama Berdaya merupakan publik segala segmentasi, baik individu, komunitas, organisasi, lembaga maupun korporat.

Bagaimana cara berdonasi?


Donatur mengakses situs bersamaberdaya.com, lalu mengeksplorasi project. Jika Donatur tertarik dengan proyek yang ada, Donatur dapat melanjutkan dengan proses registrasi/log-in untuk berdonasi. Donatur bisa kembali ke proses eksplorasi project jika lebih tertarik dengan project lainnya.

Bagaimana alur proses pembayaran?


- Proses donasi dimulai dengan pemilihan metode pembayaran Bank Transfer

- Setelah memilih metode pembayaran, donatur akan mendapat rangkuman total pembayaran donasi beserta time-out payment (tenggat waktu pembayaran donasi) sebagai incomplete invoice. Rangkuman tersebut juga dikirim ke email donatur sebagai bukti kronologi donasi.

- Admin akan memeriksa konfirmasi pembayaran campaign.

- Donatur akan mendapat notifikasi pembayaran tidak lengkap (uncompleted payment) jika pembayaran tidak berhasil. Notifikasi tersebut juga akan dikirim ke email donatur.

- Setelah donatur melakukan pembayaran, maka admin akan mengirimkan bukti pembayaran (invoice) kepada donatur. Bukti pembayaran tersebut juga dikirim melalui email.

- Admin juga akan mengirimkan notifikasi pembayaran donasi kepada user.

- User akan menerima konfirmasi donasi dan akan mulai menjalankan project jika seluruh target donasi terpenuhi.

MEKANISME REPORT

Setelah berdonasi, kapan Donatur menerima laporan mengenai proyek?



- Donatur akan menerima pemberitahuan bahwa project telah mendapat dana secara penuh dan bisa dilaksanakan.

- Dalam menjalankan project, user akan memberikan laporan secara berkala mengenai perkembangan project.

- Laporan diunggah ke sistem dan diverifikasi oleh admin. Jika laporan tidak memenuhi kualifikasi validasi, maka admin akan mengirim notifikasi kepada user. Notifikasi juga akan dikirim melalui email. User akan mengulangi proses kelengkapan dan uploading laporan kepada admin.

- Admin akan mengirim laporan yang telah diverifikasi kepada donatur. User akan menerima notifikasi bahwa laporan telah diverifikasi.

Apakah Donatur bisa memberikan feedback terhadap laporan proyek?


Bisa. Donatur bisa memberikan feedback terkait pelaksanaan project berupa rating (bintang 1 hingga bintang 5). Feedback ini berfungsi sebagai salah satu indikator profil LSM dan sebagai penilaian untuk pelaksana proyek selanjutnya.